kripton (kimia)

BAB I
PENDAHULUAN

A.     Latar Belakang
Gas mulia adalah unsur-unsur yang terdapat dalam golongan VIIIA yang memiliki kestabilan yang sangat tinggi dan sebagian ditemukan di alam dalam bentuk monoatomik. unsur-unsur yang terdapat dalam gas mulia yaitu Helium (He), Neon (Ne), Argon(Ar), Kripton(Kr), Xenon (Xe), Radon (Rn). Gas-gas ini pun sangat sedikit kandungannya di bumi. dalam udara kering maka akan ditemukan kandungan gas mulia sebagai berikut :
Helium = 0,00052 %
Neon = 0,00182 %
Argon = 0,934 %
Kripton = 0,00011 %
Xenon = 0,000008
Radon = Radioaktif*
Tapi di alam semesta kandungan Helium paling banyak diantara gas mulia yang lain karena Helium meupakan bahan bakar dari matahari.
     Dalam makalah ini hanya membahas gas mulia Kripton.

B.     Tujuan
Dengan tersusunnya makalah ini mahasiswa diharapkan mampu memahami tentang
A.     Sejarah
B.     Pengertian Kripton
C.     Sifat Kripton
D.     Karakteristik Kripton
E.      Pengolahan
F.      Sumber
G.     Isotop
H.     Kegunaan Kripton




C.    
BAB II
PEMBAHASAN

A.     Sejarah
Kripton Ditemukan pada tahun 1898 oleh Ramsay dan Travers dalam residu yang tersisa setelah udara cair hampir menguap semua. Pada tahun 1960, disetujui secara internasional bahwa satuan dasar panjang, meter, harus didefinisikan sebagai garis spektrum merah oranye dari 86Kr. Hal ini untuk menggantikan standar meter di Paris, yang semula didefinisikan sebagai batangan alloy platina-iridium. Pada bulan Oktober 1983, satuan meter, yang semula diartikan sebagai  satu per sepuluh juta dari kuadrat keliling kutub bumi, akhirnya didefinisi ulang oleh lembaga International bureau of Weights and Measures, sebagai panjang yang dilalui cahaya dalam kondisi vakum selama interval waktu 1/299,792,458 detik.

B.     Pengertian Kripton
Kripton adalah suatu unsur kimia dalam sistem periodik yang memiliki lambang Kr dan nomor atom 36. Gas tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa.
Kripton terdapat di atmosfer udara secara natural dengan tingat kepadatan 1 ppm. Kripton dapat diisolasikan dari udara dengan cara penyulingan paruh atau cryogenic dari udara cair
satuan resmi meter di dapat dari panjabng satu garis spectral jingga-merah dari kripton-86. Cahaya kripton berwarna hijau brilian dan spektral jingga, kripton merupakan salah satu produk dai penguraian uranium. Kripton solid berwarna putih dan striktur kubik kristal.



C.     Sifat Kripton
·        Kripton tergolong gas mulia. Memiliki garis spektrum berwarna hijau terang dan oranye.
·        Gas kripton merupakan sejenis gas nadir. Gas kripton sering digunakan dalam lampu berwarna hijau yang digunakan dalam lampu iklan, dan di lapangan terbang sebagai lampu isyarat pendaratan kapal terbang. Apabila arus elektrik mengalir melalui lampu kripton, cahaya berwarna hijau terhasil yang sangat cerah dan mampu menembusi kabus tebal, oleh itu sering digunakan di dalam lombong. Lampu kripton juga digunakan sebagai lampu imbasan kamera untuk membolehkan gambar di ambil dalam gelap.
·        Cahaya kripton mempunyai banyak garis-garis spektral,

D.    Karakteristik Kripton
Nomor Atom : 36
Perioda : 4
Blok : p
Penampilan : Tak Berwarna
Massa Atom : 83,798(2) g/mol
Konfigurasi elektron : [Ar] 3d10 4s2 4p6
Jumlah elektron di tiap kulit : 2 8 18 8
Struktur Kristal : Kubus
Elektronegativitas : 3,00 (skala Pauling)
Energi Ionisasi (detil) : 1350,8 kJ/mol
Jari-jari Atom : 88 pm
Kovalen : 110 pm
Van der Waals : 202 pm
Fase : Gas,
Massa Jenis : (0 °C; 101,325 kPa) 3,749 g/L
Titik Lebur : 115,79 K
Titik Didih : 119,93 K
Titik Kritis : 209,41 K, 5,50 Mpa
Kapasitas Kalor : (25 °C), 20,786 J/(mol·K)
Tekanan uap



E.     Pengolahan
Kripton didapat dari hasil destilasi udara cair. Kripton akan ditemukan terpisah dari gas-gas lain.

F.      Sumber
Kripton terdapat di udara dengan kadar  1 ppm. Atmosfer Mars diketahui mengandung 0.3 ppm kripton. Kripton padat adalah zat kristal berwarna putih dengan struktur kubus pusat muka yang merupakan sifat umum pada semua gas mulia.
G.    Isotop
Di alam, kripton memiliki enam isotop stabil. Dikenali juga 1 isotop lainnya yang tidak stabil. Garis spektrum kripton dapat dihasilkan dengan mudah dan beberapa di antaranya sangat tajam untuk bisa dibedakan. Awalnya kripton diduga tidak tidak bersenyawa dengan unsur lainnya, tapi sekarang sudah ditemukan beberapa senyawa kripton. Kripton difluorida sudah pernah dibuat dalam ukuran gram dan sekarang sudah dapat dibuat dengan beberapa metode. Senyawa fluorida lainnya dan garam dari asam oksi kripton pun telah dilaporkan. Ion molekul dari ArK+ dan KrH+ telah diidentifikasi dan diinvestigasi, demikian juga KrXe dan KrXe+ pun telah memiliki beberapa bukti.


H.    Kegunaan Kripton
  • Pengisi bola lampu blitz pada kamera.
  • Kripton dapat digabungkan dengan gas lain untuk membuat sinar hijau kekuningan yang dapat digunakan sebagai kode dengan melemparkannya ke udara.
  • Dicampurkan dengan Argon untuk mengisi lampu induksi

Kripton klatrat dibuat dengan menggunakan hidrokuinon dan fenol.  85Kr dapat digunakan untuk analisis kimia dengan menanamkan isotop kripton dalam beragam zat padat. Selama proses ini, terbentuk kriptonate. Aktivitas kriptonate sangat sensitif dalam reaksi kimia dalam bentuk larutan. Karenanya, konsentrasi reaktan pun jadi dapat ditetapkan. Kripton digunakan sebagai lampu kilat fotografi tertentu untuk fotografi berkecepatan tinggi
Kripton biasanya digunakan dalam fotografi berkecepatan tinggi, Bila Kripton dicampur dengan Argon ia akan berungsi sebagai gas pengisi lampu fluorescent hemat energi. Ini menggurangi tegangan dan daya yang dipakai.. Sayangnya, ini juga mengurangi terangnyalampu dan menambah harganya. Harga kripton 100 kali harga argon. Kripton mempunyai peran pentind dalam membuat dan penggunaan laser kripton florida. Laser ini penting dalam penelitian energi fusi nuklir di eksperiman perbatasan. Laser itu memiliki keseragaman sinar yang tinggi, panjang gelombang yang pendek. sinar laser Kripton juga sering digunakan di lampu disko.


BAB III
PENUTUP


A.     Kesimpulan
Kripton Ditemukan pada tahun 1898 oleh Ramsay dan Travers. Kripton adalah suatu unsur kimia dalam sistem periodik yang memiliki lambang Kr dan nomor atom 36. Gas tak berwarna, tak berbau, dan tak berasa. Kripton tergolong gas mulia. Memiliki garis spektrum berwarna hijau terang dan oranye.
Kripton biasanya digunakan dalam fotografi berkecepatan tinggi, Bila Kripton dicampur dengan Argon ia akan berungsi sebagai gas pengisi lampu fluorescent hemat energi
Kripton klatrat dibuat dengan menggunakan hidrokuinon dan fenol.  85Kr dapat digunakan untuk analisis kimia dengan menanamkan isotop kripton dalam beragam zat padat. Selama proses ini, terbentuk kriptonate. Aktivitas kriptonate sangat sensitif dalam reaksi kimia dalam bentuk larutan. Karenanya, konsentrasi reaktan pun jadi dapat ditetapkan. Kripton digunakan sebagai lampu kilat fotografi tertentu untuk fotografi berkecepatan tinggi.

B.     Saran
Makalah ini masih jauh dari kesempurnaan, segala kritik saran dari pembaca akan penysun terima dengan lapang dada untuk perbaikan penyusunan yang lebik baik lagi.


DAFTAR PUSTAKA

http://id.wikipedia.org/wiki/Kripton

Posting Komentar

0 Komentar